MSG Bikin Bodoh dan Penyakitan. Fakta atau Hoax?

05.16


Hai hai semua, para generasi micin! Привет сем!

"Jangan banyak makan micin nanti bodoh!". 

Pernah nggak sih, kamu dinasihatin untuk mengurangi konsumsi micin atau MSG (monosodium glutamat)? Mulai dari orang tua kita (terutama ibu), sampai lingkungan sekitar, betul-betul mewanti-wanti kita agar mengurangi konsumsi micin. Alasannya? Biar ga bodoh atau sakit. Paradigma buruk terkait konsumsi MSG bukan tanpa sebab ternyata. Salah satunya adalah ada beberapa orang yang mengalami mual, lemas, dan pusing setelah mengkonsumsi MSG berlebih. 

Pertanyannya..
Bener nggak sih, micin bikin kita bodoh dan penyakitan?


Nah, pada hari Sabtu (12/10) kemarin, bertempat di Kapulaga Indonesian Bistro, saya dan sejumlah blogger menghadiri acara gathering bersama Umami. Gathering yang mengambil tema "Live Well, Eat Well" ini menghadirkan narasumber Prof. Purwiyatno Haryadi, seorang ahli Teknologi Pangan dari IPB serta Dhatu Rembulan, seorang blogger sekaligus selebgram yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

 
Ngapain aja tuh gatheringnya?
Acara dibuka dengan sambutan dari Bapak Fachrurozy (PR Department Manager Umami) yang menyampaikan antusiasmenya terhadap acara ini. Tak berlama-lama setelah sambutan dari beliau, kami para blogger mendapatkan serangkaian materi mengenai UMAMI : Citarasa Dasar Kelima oleh Prof. Purwiyatno.


Beliau memaparkan banyak sekali informasi terkait pangan, salah satunya mengenai citarasa dasar. Selama ini kita hanya mengenal 4 citarasa, yaitu manis, pahit, asam, dan asin. Tahukah kamu kalau ternyata ada 1 lagi citarasa yang terlewatkan! yaitu UMAMI. Umami diambil dari bahasa Jepang yang memiliki arti gurih. Umami ini ternyata sumber protein lho!

Rasa gurih atau umami dapat diperoleh secara alami dari berbagai macam bahan makanan, seperti kaldu (ayam, daging sapi, atau ikan). Selain dari bahan alami, kini rasa umami dapat diperoleh secara instan dan buatan melalui pembubuhan bumbu penyedap rasa monosodium glutamat. Karena itulah rasa umami kerap dikaitkan dengan promosi produk MSG seperti Ajinomoto.

Prof. Purwiyatno juga memaparkan bahwa anggapan yang beredar di masyarakat bahwa MSG itu buruk adalah HOAX! Hah? Masak sih?

U.S Food and Drug Administration (FDA) mengkategorikan MSG sebagai zat yang aman dikonsumsi. Tapi ingat, aman atau tidaknya suatu zat bergantung pada dosisnya. Kalo lebih, ya tetap bisa bahaya.

Lalu, lalu, kenapa MSG bikin pusing dan mual?
Rasa tidak enak badan seperti pusing dan mual pasca mengkonsumsi MSG dinamakan Chinese Restaurant Syndrome (CRS). Istilah CRS ini muncul pertama kali pada tahun 1968. Saat itu, Dr. Robert Ho Man Kwok menyebut kumpulan gejala mual, pusing, lemas yang umum terjadi setelah makan di restoran Cina sebagai CRS. Kenapa hanya di restoran Cina? Jawabannya, karena mereka menggunakan MSG lebih banyak dibanding restoran lain. Loh, jadi MSG berbahaya dong? Tunggu dulu.
ilustrasi CRS. sumber gambar : tripsavvy

Setelah diadakan penelitian lebih lanjut, ternyata efek pusing dan mual ini ini bukan diakibatkan oleh MSG, tapi lebih tepatnya diakibatkan oleh glutamat! Lah, apa bedanya??
Jelas beda.. CRS diakibatkan oleh glutamat, bukan MSG. Kita harus ingat bahwa MSG itu adalah garam penyedap rasa, sementara glutamat itu asam amino non esensial yang ada dimana-mana dan nggak cuma terkandung dalam MSG sebagai penyedap rasa.

Itu tandanya, orang tersebut memiliki intoleransi terhadap glutamat.Sama seperti intoleransi terhadap susu/kacang-kacangan. Glutamat itu relatif tidak berbahaya apabila dikonsumsi dalam jumlah yang normal.




Bagaimana dengan anggapan MSG bikin bodoh?
Anggapan ini juga sama sekali tidak benar. Bahkan, Prof. Purwiyatno sampai menunjukkan bukti berupa jurnal-jurnal internasional yang membahas tentang MSG dan kaitannya dengan otak. Sampai saat ini, tidak ditemukan bukti valid bahwa MSG bisa bikin otak kita bodoh. Sepertinya anggapan “MSG bikin bodoh” ini lahir dari kekhawatiran berlebihan ketika melihat ada orang yang pusing ketika mengkonsumsi MSG.

Jadi, bagi kamu yang intoleran terhadap glutamat, yuk kurangi konsumsi MSG karena akan membuatmu pusing dan mual. Bagi yang tubuhnya toleran terhadap glutamat, tetap harus ingat batasan dalam mengkonsumsi MSG.

Waaah.. bermanfaat banget informasinya! Terus, selain materi dari Prof. Purwiyatno, ada acara apalagi?

Banyak banget! Usai materi, acara dilanjutkan dengan sharing session bareng Dhatu Rembulan. Dhatu bercerita kalau dari dulu, ia tidak termakan hoax tentang micin bikin bodoh atau penyakitan. Sehingga dalam memberikan asupan makanan kepada buah hatinya pun, ia tak ragu untuk menggunakan salah satu produk MSG, yaitu Ajinomoto.

Chef Deny sedang melakukan demo masak
Mi Kocok karya Chef Deny Gumilang

Setelah itu, ada pula demo memasak yang dipandu oleh Chef Deny Gumilang. Chef satu ini merupakan alumni Master Chef Indonesia season 4 lho! Dalam menyajikan hidangannya, ia menggunakan Ajinomoto sebagai penyedap rasa. Dan hasilnya? Hmm.. full of taste!

Tak cuma acara demo masak, di akhir acara, ada pula sesi quiz plating. Kami para blogger diberikan masing-masing sebuah piring kosong serta beberapa hidangan untuk di plating sesuai kreasi masing-masing. Benar-benar seru dah!

bahan utama yang digunakan dalam quiz plating
hasil plating oleh vianibra wkwkwk

So, so, sekali lagi aku tekankan bahwa MSG itu aman dikonsumsi kok. Kalau nggak pinter-pinter, tandanya kurang belajar. INGAT! Kebodohan itu disebabkan karena malas belajar, jangan micin mulu yang disalahin, ya guys!



You Might Also Like

6 komentar

  1. wah informasinya bermanfaat banget mba, aku baru tau tentang glutamat.

    micin itu emang bikin selera makan jadi bertambah karena masakan jadi enak hihihi
    menurutku selama pemakaian masih normal sepertinya micin emang gak ganggu kog.

    BalasHapus
  2. fakta or hoax kalo micin bikin penyakitan? HOAX GUYS HOAX 😂

    BalasHapus
  3. Garam hanya menambah rasa asin dalam makanan, makanya monosodium glutamat juga berperan penting dalam menyedapkan cita rasa dalam makanan.
    Oke saya setuju dan menambah wawasan lagi tentang penyedap rasa yang satu ini.
    Dalam artikel ini mengatakan bahwa jika kita mengonsumsi monosodium glutamat berlebih maka akan menimbulkan pusing, tapi selain itu yang pernah saya alami adalah ketika saya habis makan makanan yang mengandung msg berlebih akan menimbulkan rasa yang kurang enak di langit-langit mulut. Maksud dari rasa tersebut adalah rasa dari msg tadi.
    Thx buat infonya tentang msg.
    Saran, jangan mengonsumsi msg terlalu banyak walaupun efek samping tidak terlalu berbahaya, kalau hanya sekedar untuk menambah cita rasa ya monggo silakan.
    Terimakasih.

    BalasHapus
  4. wahhh micin waktu aku makan juga hampir muntah, hehehehehe, dapet ilmu baru abis baca artikel ini. #jejakbiru

    BalasHapus
  5. Makin cinta sama msg(: bikoz no micin no life bagi ane wkwkwk.. makasih infonya Broo

    BalasHapus

Search